Tarian yang dibawa adalah “Tarian Tenun” yang menggambarkan tentang keadaan suatu daerah untuk membuat selembar kain dari bahan dasar kapas.
Untuk Kabupaten Alor, khususnya Pantar Barat-Baranusa, proses dalam pengolahan kapas menjadi kain dapat dilakukan dengan langkah-langkah diantaranya; ( Kapas dijemur sampai kering, Di pisahkan kapas dan biji, Di pintal, Di buat benang, Di beri warna, Dan di gulung, Menarik benang dan diberi bunga motif dan ditenun). Untuk semua proses yang ada, tergambar dalam tarian yang ditampilkan secara rapih dan terlatih.
Bukan karena kebetulan, tetapi tampilnya siswi MIN 3 Alor
dalam mengisi acara, adalah rangkaian dari prestasi yang diraih pada ajang lomba tari
yang diselenggarakan oleh kakak-kakak SMAN Baranusa dalam menyongsong bulan
Bahasa dan hari Sumpah pemuda yang berlangsung dari tanggal 26 Oktober kemarin.
Kaur. Kurikulum (Jaelani Haji, S.Pd) yang diamanahi mengatur
jalannya partisipasi MIN 3 Alor, pada kegiatan perlombaan menyampaikan, hasil
yang diraih dari ajang perlombaan ada beberapa diantaranya;
- Juara 1 Lomba Tarian khas daerah oleh Kelompok
Tari
- Jaara 2 Lomba cerdas cermat oleh ( AnandaNasyllah
Likur, Nizam dan Anang Ulumando)
- Juara 2 lomba tenis meja putera ( Jaelani Haji,
S.Pd)
- Juara 3 lomba tenis meja ganda putera dan
(Jaelani Haji, S.Pd dan Samsudin Magang, S.Pd.I)
- Juara 3 lomba tenis meja ganda puteri (Hamidah
Lewo, S.Pd.I dan Aminah Bere)
Terima kasih kami sampaikan kepada pihak panitia SMAN
Baranusa dalam kegiatan lomba kali ini. Juga proficciat kepada Guru-guru hebat
MIN 3 Alor yang melatih dan mendampingi siswa hingga meraih prestasi, wabil
khusus bangga buat semua siswa yang tampil maksiamal. Semoga ada pelajaran yang
baik buat kita semua. #HUMAS MIN 3 Alor#.

0 Komentar