Ticker

10/recent/ticker-posts

Header Ads Widget



PENGABDIAN DI SMTK MARDHI WIYATA PUNTARU PANTAR TENGAH, BUKTI NYATA LADANG DAKWAH YANG SESUNGGUHNYA

 

Kunjungan kerja Kakamenag. Kabupaten Alor (Awaludin Husain, S.Ag) di Sekolah Menengah Theologi Kristen (SMTK) Mardhi Wiyata Puntaru Kec. Pantar Tengah, Rabu (10/11/2021) disambut suasana penuh  suka cita warga sekolah dan maayarakat.

Turut mendampingi Kakanmenag, Kasie. Pendidkan Kristen dan Pengawas, Kasie. Pendidkan Islam, Kepala KUA Pantar,  Kepala Madrasah pada zona 1 (Kamad. MAN2, MTSN. 2 dan MIN 3 Alor).

Sekolah yang berdiri pada 10 tahun silam (2010) hanya bermodalkan semangat dan tekad para  tokoh dan warga masyarakat setempat.

Dalam sambutan pembuka Kepala SMTK menyampaikan rasa suka citanya atas kehadiran Kakamenag.Alor dan rombongan, walau dalam keadaan lokasi yang sulit terjangkau dengan medan yang menantang.  Semoga kehadiran Kakan.  dalam kunjungan kerjanya dapat menjembatani dan sama-sama mencari solusi dari berbagai kendala yang dihadapi, "ujarnya".

SMTK yang hingga kini di tahun 2021, secara riil memiliki siswa keseluruhan 70 orang, namun masih memiliki gedung yang kurang begitu layak untuk digunakan. Kendati demikian semangat untuk bersekolah bagi pelajar perlu dijawab dengan menghadirkan sekolah yang tetap berjalan sampai hari ini.

Pada bagian kedua, sambutan dari tokoh masyarakat (Bapak Bertolomeos Doni)menyampaikan tentang pentingnya SMTK di tempat ini, sebagai upaya mencerdaskan generasi bangsa yang merupakan  penyambung tongkat estafet bagi generasi setelahnya.

Pada bagian akhir arahan Kakamebang menyampaikan, bahwa walaupun dalam menghadapi medan yang berat hingga sampai ke lokasi SMTK bukanlah terasa berat karna terpenting adalah  dapat bertemu dan bersilaturahmi  bersama “bela” semua yang ada di sini. Sambung beliau medan yang berat hingga ke lokasi tidaklah seberapa karena sakin cinta terhadap anak-anak yang ada di SMTK ini. dibandingkan beratnya kondisi yang dihadapi oleh para guru-guru hebat di tempat ini.

Kondisi bangunan sekolah yang kurang layak (setengah tembok dan berdindingkan bambu) membuat Kakan. Dan rombongan nyaris meneteskan air mata. Di tahun 2021 yang mana pada sekolah-sekolah lain mengejam berbagai program pendidikan dengan bangunan dan fasilitas yang memadai  namun masih ada dipelosok negeri ini  sekolahnya masih terbelakang dengan kondisi yang cukup memprihatinkan.

Banyak hal yang tidak bisa diuraikan dengan bahasa, cukup melihat kondisi riil di lapangan dan terus memberikan motivasi.

Sesungguhnya , pendiri, pemerhati pendidikan dan  para guru tengah berhadapan dengan mimbar khutbah yang sesungguhnya. Dikala semua orang ingin mendapatkan pendidikan dengan sarana dan prasarana yang memadai, dan kesejahteraan pengajar yang bagus tetapi masih ada para guru hebat yang siap mendedikasikan dirinya membawakan firman-firman Tuhan di depan anak anak dengan kondisi seperti ini. Banyak orang mampu mengatakan hal itu di atas mimbar sebagai retorika dan idium formal yang tak bermakna."Ujar Kakan."

Sebagai penutup pembicaraan;  Para  pendiri, pemerhati pendidikan  dan masyarakat setempat berkeinginan untuk menghibahkan lahannya seluas 6000 Hekter untuk  pemerintah agar sekolah SMTK ini bisa di negerikan. Dan hal itu diamini oleh Kakan. dengan senantiasa berikhtiar semaksimal mungkin untuk menjawab keinginan maka wajib penuhi persyaratan yang dimaksud.

Semoga di tahun-tahun mendatang ada perkembangan dari harapan itu, sehingga anak-anak bisa bersekolah layaknya pada tempat yang lain.

Kegiatan kunjungan kerja Kakan. diakhiri dengan ramah tamah penuh kekeluargaan.

(#Humas MIN 3 Alor#) 

Posting Komentar

0 Komentar